instalasi fire alarm profesional di jakarta

Tata Cara Instalasi Fire Alarm Modern Full Addressable – instalasi fire alarm profesional di jakarta
Sistem alarm kebakaran atau fire alarm system adalah sebuah proses terintegrasi yang didesain dan dibangun untuk beri tambahan isyarat/tanda sesudah tanda-tanda kebakaran terdeteksi.
Secara umum, instalasi fire alarm system memiliki dua sistem, yaitu fire alarm konvensional dan fire alarm addressable. Dan proses yang banyak digunakan untuk instalasi fire alarm di gedung bertingkat seperti perkantoran, mall, hotel, dan gedung bersama ruang banyak adalah proses addressable.
Perbedaan mendasar pada keduanya adalah mengenai address (alamat). Pada proses addressable, proses detector memiliki alamat masing-masing untuk perlihatkan identitas ID tertentu. Sehingga titik kebakaran sanggup bersama ringan diketahui secara pasti. Hal selanjutnya gara-gara panel sanggup beri tambahan informasi terkait deteksi berasal dari detektor sumber api atau asap berasal https://mabruka.co.id/blog/2020/04/15/instalasi-fire-alarm/ .
Sementara proses konvensional hanya beri tambahan informasi deteksi berasal berasal dari loop atau zona tertentu, tanpa sanggup menegaskan wilayah identik detektor yang mendeteksi kebakaran. Karena satu zona sanggup terdiri atas 5 bahkan 10 detektor, bahkan lebih. Detektor yang digunakan adalah addressable detector bersama mode built in.
Sistem fire alarm full addressable
Pada proses full addressable, diperlukan module yang disebut monitor module untuk meraih informasi alamat ID spesifik. Dengan ketentuan satu module untuk satu alamat, maka proses bakal menjadi seutuhnya beralamat (full addressable).
Cara instalasi proses alarm kebakaran
Material utama pemasangan fire alarm system:
Panel pengecekan alarm kebakaran (MCFA/FCP), berfaedah terima isyarat masukan (input signal) berasal dari seluruh detektor dan komponen pendeteksi untuk membuahkan isyarat keluaran (output) melalui komponen output cocok setting yang diterapkan.
Detektor asap (smoke detector)
Detektor suhu (heat detector)
Pemanggil manual (manual call point/MCP)
Horn strobe
Isolator module (jika diperlukan)
Terminal box fire alarm (TBFA)
Material bantu:
Kabel koneksi AWG untuk kabel data proses alarm kebakaran addressable.
Kabel koneksi NYY untuk menghubungkan ke sumber arus listrik PLN.
Pelindung kabel menggunakan pipa conduit PVC (klipsal) atau pipa conduit galvanis.
Material bantu lain seperti clamp pipa, flexible joint rubber untuk klipsal, flexible joint metal untuk pipa galvanis, scrub, skun kabel, gland kabel, dan lain-lain.
Alat kerja seperti multimeter (avometer), tang kombinasi, tang potong, obeng set, bor tangan, bor untuk melubangi (hole saw), bending pipa (metal atau PVC) untuk membengkokkan pipa, kunci pas.
Langkah instalasi fire alarm system
Seluruh teknisi kudu menggunakan alat pelindung diri bersama baik dan benar. Beberapa diantaranya safety shoes, safety helmet, rompi flourescent, dan sarung tangan.
Pemasangan jalan kabel
Ukur kabel cocok bersama jarak antar alat.
Ukur dan potong pipa pelindung kabel cocok bersama jaraknya.
Menandai (marking) masing-masing kabel seperti kabel untuk detektor asap, suhu, mcp, dan lain-lain.
Memasukkan kabel dan menempatkan pipa pelindung pada tempatnya.
Jika terkandung lanjutan kabel maka kudu ditempatkan dalam t-doos, supaya mempermudah sementara perawatan.
Pemasangan jalan kabel
Cara instalasi panel pengecekan alarm kebakaran
Menandai lebih-lebih dahulu wilayah pemasangan pengecekan panel menggunakan alat penanda yang jelas.
Untuk pemasangan pada sarana tembok, kudu dipasang dynabolt (angker baut) lebih-lebih dahulu supaya kuat menahan beban.
Memasang landasan panel pengecekan (base/backdoor), mengencangkan baut sebaik mungkin.
Memasang board (papan panel) cocok bersama buku arahan pemasangan.
Jika instalasi kabel sudah siap, sambungkan ke masing-masing terminal bersama benar.
Cara instalasi detektor asap dan suhu
Menandai wilayah pemasangan detektor.
Memasang base (landasan detektor) lebih-lebih dahulu.
Menyambungkan jalan kabel pada terminal landasan.
Memasang detektor bersama benar.
Cara instalasi alat fire alarm system lain
Menggunakan prosedur yang serupa bersama pemasangan detektor.
Beberapa perihal yang kudu diperhatikan:
Memperhatikan polaritas atau kutub positif (+) dan negatif (-) bersama pasti. Jika tertukar sanggup mengakibatkan detektor sensitif tak berfungsi.
Sebelum menyambungkan panel bersama sumber listrik PLN, kudu diperhatikan jalan netral dan negatifnya, gara-gara kecuali tertukar sanggup mengakibatkan panel tak berfungsi.
Jika keseluruhan alat sudah terpasang dan tersambung bersama benar, Anda sanggup jalankan percobaan (test) manfaat berdasarkan prosedur pengoperasian panel yang benar, cocok buku arahan penggunaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *