Hasil Foto Kena Backlight, 7 Tips Ini Bakal Mengubah Imej Jadi Keren

Hasil Foto Kena Backlight, 7 Tips Ini Bakal Mengubah Imej Jadi Keren
Liburan akhir tahun udah semakin dekat, nih boss. Buat lo yang sudi break the routine, pilihan berlibur ke alam seperti gunung dan pantai merupakan keliru satu inspirasi menarik membuat dilakuin bareng teman-teman.
Nah, sayangnya membuat banyak orang nggak sangat prepare menyesuaikan foto jalan-jalan mereka. Terutama kecuali mengambil gambar yang menangtang cahaya atau backlight. Biasanya, habis difoto mereka mengeluh sebab hasilnya biasanya hitam.
Kalau udah ketahuan hasil fotonya akan gelap dan susah dikendalikan saturasi warnanya. Pilihan banyak orang adalah men-skip atau jadi menghapus file jalan-jalan tersebut, duh sayang kan? www.teknopax.com
Baca Juga : Nggak Cuma Jago Foto-Foto, Samsung Galaxy A9 Bisa untuk Gaming Juga
Padahal, bersama dengan cara tertentu, foto backlight jadi kelihatan menarik dan bisa menambah point dramatis kecuali anda sudi mengusahakannya.
Nah berikut ini tersedia lebih dari satu panduan memotret obyek dalam kondisi backlight berasal dari Jean Smith di iheartfaces, seperti HAI kutip berasal dari Nextren, Kamis (22/112018).
1. Buyarkan cahaya
Jangan berada di area terbuka sebab pemotretan akan lebih sulit.
Pilih lokasi di mana cahaya matahari bisa tertutupi lebih dari satu atau seluruhnya, apabila di samping pohon atau gedung di temboknya.
2. Pengukuran cahaya
Pengukuran cahaya udah tersedia di banyak kamera ponsel, yakni spot atau average metering.
Di kondisi backlight, menentukan spot metering.
Gunanya untuk meyakinkan cuma wajah target saja yang memperoleh pencahayaan secara benar.
Baca Juga : 4 Peralatan Fotografi yang Wajib Dibawa Saat Travelling Biar Konten Oke
Bisa dipakai juga waktu target dikelilingi cahaya sangat terang (misal di salju atau pantai).
Pencahayaan paling baik bisa didapat lewat spot metering yang diukur ke anggota tergelap wajah target.
3. Pengaturan Manual
Kalo tersedia pengaturan manual, gunakan saja.
Soalnya kamera waktu ini udah mulai banyak yang punya setting kamera manual.
Misalnya White Balance, ISO, Exposure, Saturation, Brightness, Sharpness, Manual Focus.
Mode otomatis mengukur pencahayaan untuk keseluruhan, dan bukannya menonjolkan target yang dibidik.
Di mode auto, kamera mengamati seluruh kondisi dan membaginya dalam dua anggota secara kaku.
Hasilnya biasanya menonjolkan warna latar dan menggelapkan wajah target.
Maka, mode otomatis biasanya akan memotret obyek backlight secara gelap.
4. Berlebih cahaya
Akibat latar yang terang, pengukur cahaya sering keliru ukur, lalu memberikan bukaan yang lebih kecil.
Hasilnya foto target akan tampil gelap, sebab yang diukur adalah cahaya berasal dari latar belakang yang terang.
Sebagai kompensasinya, sedikit lebihkan bukaan cahaya bersama dengan memberikan setting exposure (EV) ke angka +1 atau +2 sesuai kebutuhan.
Baca Juga : Jangan Ngedumel Mulu, Ini 5 Cara Ampuh Mengatasi Medsos Toxic
5. Cahaya pengisi
Pakai pemantul cahaya alami seperti trotoar, pantulan cahaya terang rerumputan, pakaian putih, atau tembok putih sebuah bangunan.
Gunanya untuk menerangi wajah secara tidak langsung.
6. Cek anggota belakang
Apa yang tersedia di belakangmu mutlak dalam kondisi backlight, menjadi pastikan bersih dan terbuka.
Jika di belakangmu tersedia gedung gelap atau barisan pohon, maka tak akan tersedia semburat cahaya yang menerangi wajah target.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *